“Wojtek” Beruang yang Jadi Tentara di PD II

Megamein.com – Seekor beruang coklat Syria yang dulunya adalah milik seorang bocah, dijual oleh pemiliknya kepada tentara Polandia, kemudian para tentara ini merawat dan memeliharanya tak jarang mereka juga sering memberi beruang ini minum susu dari botol, beruang ini dinamai Wojtek (dibaca Voytek) yang berarti “dia yang menikmati peperangan”.

Dilansir dari brilio.net(24/6).Taklama setelah itu Wojtek langsung menjadi buah bibir di kalangan tentara dan kemudian menjadi sebuah maskot. Karena ketenarannya Wojtek pun secara resmi diangkat dan didaftarkan untuk menjadi salah satu tentara Polandia yang tergabung dalam satu kesatuan 22nd Artillery Supply Company of the Polish II Corps dan mendapat pangkat prajurit.

BACA JUGA  Persediaan Makanan Masih Banyak, Kapal Ini Malah Ditinggal Para Kerunya, Ini Penyebabnya!

Selama karirnya di militer, Wojtek bisa dibilang cukup banyak antara lain yaitu, dia pernah melakukan perjalanan tugas ke Syria, Palestina, Mesir, dll. Sebagai prajurit resmi, bahkan dia juga hidup layaknya seorang prajurit, tidur di dalam tenda bersama prajurit lain dan berpindah tempat dengan diangkut truk tentara.

Momen paling penting dalam karir militernya adalah saat Wojtek diterjunkan didalam pertempuran Battle of Monte Cassino antara Sekutu melawan Jerman/Italia. Tugasnya Dalam pertempuran tersebut sebagai kurir yang mengirimkan amunisi ke garis depan.

Bahkan dalam tugas tersebut dia tercatat tidak pernah sekalipun menjatuhkan amunisi yang di bawahnya. Karna jasa-jasanya akhirnya unit kesatuan 22nd Artillery Supply Company (yang kemudian berganti nama menjadi 22nd Transport Company). menjadikan gambar Wojtek sebagai emblem resmi kesatuan tersebut.

BACA JUGA  Ini Alasan Mengapa Albert Einstein Menjulurkan Lidah Dalam Foto

Setelah perang berakhir pada 1945, Wojtek dan pasukannya dipindahkan ke Berwickshire, Skotlandia. Di sana Wojtek sangat menyukai bir dan rokok (tidak hanya dihisap, tetapi juga dimakan).

Setelah adanya demobilisasi (pembekuan) kesatuannya pada tanggal 15 November 1947, Wojtek akhirnya diserahkan kepada kebun binatang Edinburg, Di sana Wojtek menghabiskan sisa hidupnya, meski demikian Wojtek masih sering dikunjungi oleh rekan-rekannya dahulu di militer, baik rekan tentara maupun para jurnalis.

Namun sayangnya Wojtek harus meninggal dunia pada bulan Desember 1963 di usianya yang ke 22 tahun. Pada saat kematiannya ia memiliki bobot 250 kilogram dan tinggi lebih dari 180 centimeter.

Comments

Tulis Komentar

Add a Comment

Your email address will not be published.

error: