Tato Tertua di Dunia Ditemukan Pada Mumi Yang Telah Berusia 5.000 Tahun

Megamein.com – Di jaman sekarang ini banyak sekali orang-orang yang memakai tato d tubuhnya. Baik itu d anggap sebagai seni dan bersifat tidak permanen atau bahkan dijadikan sebagai identitas dengan membuatnya secara permanen d seluruh tubuh.

Seperti yang dikutip dari sains.kompas.com (10/4). Tato sendiri sudah d kenal sejak ribuan tahun yang lalu. Tato pertama kali diperkirakan berusia sekitar 5000 tahun yang lalu. Dua mumi dari Mesir yang berusia 1.000 tahun lebih tua dari mumi Otzi yang sebelumnya diyakini sebagai mumi bertato tertua, menunjukkan bahwa pada tubuh dua mumi tersebut terdapat tato.

Mumi yang diberi nama Gebelein Man A dan Gebelein Women ini berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Pada mumi lelaki (Gebelein Man A) ditemukan tato dengan gambar banteng liar dan gambar hewan mirip kambing dari Afrika Utara. Menurut kepercayaan Mesir kuno, banteng melambangkan kejantanan dan kesuburan. Sedangkan tato dengan gambar mirip kambing tersebut melambangkan kesuburan dan juga penciptaan.

BACA JUGA  Foto-Foto Terakhir Para Tokoh Dunia Sebelum Mereka Meninggal

Awalnya bercak yang ada pada mumi Gebelein Man A diperkirakan adalah sebuah bercak yang di akibatkan oleh proses mumifikasi. Namun setelah dilihat dengan menggunakan infra merah, terlihat sebuah tato yang di buat dengan menggunakan tinta.

 

Hasil gambar untuk tato tertua 5000

Sedangkan pada mumi wanita (Gebelein Women) ditemukan tato dengan bentuk huruf S. Yang diperkirakan sebagai tanda yang dirajah ke bagian tubuh saat seseorang mengikuti ritual keagamaan. Dengan adanya temuan ini, dapat mematahkan kesimpulan dari banyak peneliti mengenai hanya kaum perempuan saja yang ditato.

Daniel Antonie seorang kurator Antropologi British Museum mengatakan “Luar biasa, pada usia lebih dari 5.000 tahun, mereka memaksa orang mencari kembali bukti mengenai tato di Afrika hingga satu milenium”.

“Temuan ini telah mengubah pemahaman kita. Baru sekarang kita mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan mereka,” tambah Antonie

Comments

Tulis Komentar

Add a Comment

Your email address will not be published.

error: