Demi Sejahterakan Rakyatnya, Raja Rela Jadi Tukang Kebun Untuk Kumpulkan Uang

Demi Sejahterakan Rakyatnya, Raja Rela Jadi Tukang Kebun

Megamein.com – Raja Rela Jadi Tukang Kebun – Siapa di sini yang tidak ingin menjadi seorang raja?. Orang awam pasti akan berpikir bahwa seorang raja itu identik dengan sesuatu yang mewah dan selalu mendapatkan puja puji dari seluruh rakyatnya.

Namun, ternyata tidak setiap Raja seperti itu, salah satu contohnya adalah kisah raja yang satu ini. Merupakan seorang raja dari suku Afrika Barat, Eric Manu, justru hijrah menuju Kanada untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai tukang kebun.

Mungkin kalian di sini banyak yang bingung dan bertanya, bagaimana bisa seorang raja menjadi tukang kebun. Ya, hal ini benar-benar dilakukannya untuk semata-mata mengumpulkan uang guna menyediakan perawatan kesehatan bagi “rakyat” barunya.

BACA JUGA  Cerita Mistis Waduk Jatigede Yang Bikin Pemancing Takut Setengah Mati

Eric sendiri baru dinobatkan menjadi seorang raja ketika sang paman yang bernama Dat, meninggal dunia tahun lalu. Setelah tinggal di Kanada selama tiga tahun bersama sang istri dan putra kecilnya, mereka akhirnya harus kembali ke Ghana Selatan untuk mengambil hak kelahirannya.

Meskipun begitu Eric sendiri malah memutuskan untuk meninggalkan Desa Adansi Aboabo dan kembali ke Amerika Utara untuk melanjutkan pekerjannya sebagai tukang kebun. Tentunya bukan tak bertanggung jawab, atau lepas tanggung jawab. Kepergian Eric kembali ke Negeri Paman Sam ini dalam upaya mengumpulkan uang bagi 6 ribu sukunya.

Karena alasan itulah yang menyebabkan Eric sebagai Raja Rela Jadi Tukang Kebun dan kembali menuju Kanada. Diharapkan ia bisa menghasilkan uang dari beberapa bulan masa tinggalnya di belahan utara Amerika itu tersebut. Uang tersebut nantinya akan diinvestasikan demi meningkatkan layanan kesehatan dengan mendistribusikan aneka peralatan yang nantinya bisa berguna bagi rakyatnya.

BACA JUGA  Demi Konten, Selebgram Hot 19 Tahun Ini Nekat Lempar Kursi Dari Atas Gedung!

Comments

Tulis Komentar

Tags:
error: