Raja Ini Mati Karena Kerakusannya Sendiri, Setelah Tidak Kuat Menahan Makanan Kesukaannya

Megamein.com – Sekitar tahun 1743, Adolf Fredrik terpilih sebagai putra mahkota dari Swedia, dia akan diangkat menjadi sebagai raja untuk menggantikan Fredrik I yang tak punya keturunan.

Mati Karena Kerakusannya Sendiri

Dilansir dari liputan6.com(18/5). Dikenal dengan raja yang ramah, kematian Adolf Fredrik ditangisi banyak rakyatnya meski dia dikenal juga sebagai raja yang lemah, namun karena kebaikannya dia sampai diingat oleh para pembantunya yang merupakan sebagai tuan yang baik, ia juga dikenal dengan sifatnya yang bersahabat dan ramah, itu semua diakui oleh mereka yang menangisi kepergiannya.

Ada hal menarik mengenai kematian Raja Adolf Fredrik, dia juga dikenal dengan sebutan “the king who ate himself to death”, atau berarti raja yang mati karena kekenyangan.

BACA JUGA  Sejarah Kenapa Donat Tengahnya Bolong

Mati Karena Kerakusannya Sendiri

Tepatnya pada tanggal 12 Februari 1771, sang raja mengadakan acara makan besar. Ya menyantap berupa hidangan yang terdiri dari lobster, kaviar, sauerkraut alias kol asam (hasil fermentasi dari irisan kubis) dan ikan haring (herring) asap.

Sang raja begitulah lahap sambil menenggak sampanye dari gelasnya, tidak cukup sampai di sana ia bukannya berhenti tapi malah melanjutkan dengan makanan penutup yang merupakan kesukaannya, yaitu Semla (sebuah pudding tradisional yang disajikan dalam mangkuk dengan susu panas).

Mati Karena Kerakusannya Sendiri

Padahal satu kursi Sudahlah cukup, namun dia malah memakan 14 porsi sekaligus.

Ternyata akibat kerakusannya itu berakibat sangat fatal bagi dirinya, selang beberapa saat sang raja tewas akibat masalah pencernaan.

Comments

Tulis Komentar

Add a Comment

Your email address will not be published.

error: