in

Mengenal Kaboji Ilmu Santet Perusak Rumah Tangga

Jika dijawa pelakor merebut suami orang dengan tubuh yang bahenol, wajah yang cantik bedahalnya di sumatra barat, seseorang bisa dengan mudah menghancurkan hubungan keluarga seseorang dengan ilmu guna guna yang di sebut “kaboji”.

kaboji

Bukan seperti santet pada umumnya jika biasanya santet hanya menargetkan satu orang kaboji bisa menyasar keseluruh keluarga bahkan anak dan tetangga sekalian.

Santet ini bertujuan untuk menghancurkan keharmonisan keluarga sehingga orang yang ditargetkan akan senantiasa mengalami masalah dalam keluarganya, biasanya orang yang mempraktekan ilmu ini adalah orang yang dendam atau iri dengan hubungan seseorang.

kaboji

Untuk meng aktifkannya biasanya dukun akan memberikan sebuah benda yang telah dimantrai terlebih dahulu. Dalam benda tersebut, terdapat benda-benda lain seperti kertas bertulisan aksara mesir dan bulu harimau.

BACA JUGA  5 Bangsa Kuno Ini Dikenal Dengan Kebiasaan Maksiatnya Yang Gila, Beginilah Endingnya!

Tugas si pemohon, hanya perlu menanamkan benda tersebt tepat didepan rumah si target setelah itu otomatis mantra tersebut akan aktif.

kaboji

Ciri-ciri suami istri terkena guna-guna kaboji

1. Kondisi emosi kian setabil, cepat marah pada istri maupun suami kadang marahnya ini dikarnakan hal yang sepele

2. suasana hati yang tidak menentu sering merasa was-was sendiri dan kehawatiran yang berlebihan

3. Adany keinginan kuat untuk melakukan maksiat dan merasa ogah-ogahan untuk melakukan ibadah.

4. Sulit khusyuk dalam mengerjakan sholat, dan susah mengingat rakaat sholat. Hal ini terjadi terus berulang-ulang, tidak hanya sesekali saja.

BACA JUGA  15 Foto-foto Kecantikan Wanita Satu Abad Silam

5. Sesak napas dan merasa mengantuk berat saat membaca Alquran bahkan keinginan untuk tidur sangatlah tinggi.

Jika mengalami beberapa dari ciri-ciri di atas, sebaiknya ambilah wudhu dan melakukan ruqyah, bacalah ayat-ayat Al Qur’an dan lawanlah rasa malas untuk beribadah dengan sungguh-sungguh. Kalau gangguan sudah semakin parah, sebaiknya meminta bantuan ustad/ustadzah yang telah biasa menangani ruqyah. Wallaahualam.

Dari sahabat ‘Auf bin Malik R.A dia berkata, Kami dahulu meruqyah di masa Jahiliyyah, maka kami bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana menurut pendapatmu?” Beliau menjawab, “Tunjukkan padaku ruqyah (mantera) kalian itu. Tidak mengapa mantera itu selama tidak mengandung kesyirikan.” (HR. Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

Tulis Komentar

5 Momen Menyeramkan yang Terekam di Siaran Langsung Televisi

Untuk Pikat Cewek Cantik, Cara Cowok Ini Kasih Makan Jenglotnya Bikin Merinding