in

Ironis! Para Ilmuwan Ini Mati Kelaparan Di Tengah Makanan yang Berlimpah, Ko Bisa?

Para Ilmuwan Ini Mati Kelaparan Di Tengah Makanan yang Berlimpah

Megamein.com – Dalam upaya Pengepungan Leningrad yang berlangsung selama 900 hari itu, bisa dibilang sebagai salah satu pengepungan paling mengerikan selama Perang Dunia Kedua. Adolf Hitler sendiri menegaskan bahwa rencana itu bertujuan untuk memotong semua rute pasokan makanan ke kota di Rusia. “Leningrad harus mati karena kelaparan,” seru Hitler dalam sebuah pidato di Munich pada 8 November 1941.

Dengan demikian berarti Adolf Hitler akan dengan senang hati melihat dua juta penduduk tewas akibat kelaparan.

Hal ini sangat berdampak saat musim dingin tiba, dengan tanpa ketersediaan makanan, ratusan ribu orang seketika mati sebab kelaparan. Bahkan upaya mereka untuk bertahan hidup dengan cara mengonsumsi serbuk gergaji pun malah sia-sia. Cuaca dingin ekstrem sampai menunjukan minus 30 derajat celsius, itu juga turut mempercepat angka kematian masyarakat.

BACA JUGA  Ingin Tampil Dengan Rambut Indah Di Akhirat, Inilah Yang Dilakukan Orang Mesir Kuno Dulu

Namun, di suatu tempat yang tersembunyi, terdapat sebuah lemari besi di Vavilov Institute of Plant Industry, yang berisikan sekolompok ilmuwan yang memilih untuk mati dalam cara paling ironis sekaligus heroik. Mereka memilih mati sambil menjaga hampir 200.000 varietas tanaman yang sebetulnya bisa dibuat sebagai makanan. Namun para ilmuan itu memilih menjaga benih-benih dan biji-bijian tersebut agar jangan sampai direbut oleh Nazi, supaya tidak terjadi kekurangan sumber pangan yang lebih parah di Rusia pada masa pasca perang.

Alexander Stchukin, spesiasil kacang, adalah orang yang meninggal paling pertama pada tahun 1942 di atas meja tulisnya. Lalu, ahli botani Dmitri Ivanov dan Georgi Kriyer juga wafat setelah itu, sambil dikelilingi oleh ribuan varietas beras. Hingga akhirnya ketika pengepungan berakhir pada tahun 1944, menurut The Washington Post, enam ilmuwan lainnya juga meninggal karena kelaparan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

Tulis Komentar

Gila! Bocah 14 Tahun Ini Berhasil Mendirikan Sebuah Negara, Bahkan Dia Jadi Rajanya

Gila! Kaisar Pendiri Tembok China Korbankan 6000 Perawan, Hanya Untuk Capai Ambisi Ini!