in

Gila! Wanita Cantik ini Harus Hidup Dengan 31 Pria di Pulau Terpencil, Kasihan!

Gila! Wanita Cantik ini Harus hidup dengan 31 pria di Pulau terpencil

Megamein.com – Cerita ini bermula pada tahun 1939, salah seorang perempuan yang bernama Higa memutuskan untuk menetap di Pulau Saiban, yang pada asalnya dia merupakan orang dari Okinawa. Itu dilakukannya agar bisa bertemu lagi dengan kakaknya yang ada di kota Mayang di sebrang dari pulau Saiban.

Setelah dari pulau Siban Higa pun kembali pindah dan menetap di Pulau Barkandan, di Pulau inilah Higa berkenalan dengan seorang pria dan kemudian menikahinya. Ketika menikah usahanya masih dibilang sangat mudah hanya 18 tahun.

Pada saat itu pekerjaan suami Higa merupakan seorang supervisor yang bekerja Kota Nanyang, Sekitar tahun 1944 suami hingga ini harus dipindah tugaskan ke pulau terpencil bernama Pulau Anatahan bersama karyawan lain dan juga bos suami Higa yang juga turut pindah.

Namun saat berada di Pulau ini, tiba-tiba terjadi serangan dari pihak musuh mengingat Pada masa itu merupakan era Perang Dunia 2. Karna serangan ini mengakibatkan suami Higa hilang dan tak bisa ditemukan, setelah menunggu sekian lama dan tak ada kabar dari suaminya Higa pun akhirnya memutuskan untuk menikah kembali bersama bos suaminya.

BACA JUGA  10 Foto-foto Kondisi Singapura Saat Baru Merdeka, Tidak Berbeda Jauh Dengan Indonesia

Namun pada tanggal 12 Juni 1944 terjadi sebuah pertempuran yang berlangsung di perairan yang terjauh dari Pulau Antahan, dari pertempuran itu terdapat 31 orang yang mencoba melarikan diri dan berenang untuk sampai kepulauan Anatahan.

Lalu pada tanggal 15 Agustus 1945, datanglah prajurit Amerika yang memberitahukan bahwa penduduk di pulau Anatahan telah bebas, karena hal ini banyak warga yang berbondong-bondong untuk keluar dari pulau tersebut, namun beda halnya dengan ke-31 prajurit tadi beserta Higa dan suaminya. Mereka memilih untuk menetap di pulau tersebut karena merasa curiga dengan pemberitahuan dari prajurit Amerika dan merasa takut kalau itu hanya sebuah tipuan belaka.

Untuk memenuhi kebutuhan mereka akhirnya merekapun melakukan aktivitas berburu sarana untuk mencari makan, di tengah-tengah perburuan itu para lelaki ini menemukan sebuah 4 pucuk pistol dan juga bom peninggalan prajurit Amerika dari 4 ini 2 diantaranya bisa digunakan. Akhirnya tragedi memilukan pun mulai terjadi.

Hukum Rimba pun mulai berlaku di sana, siapapun yang memegang pistol adalah orang yang berkuasa, dia juga akan menjadi orang yang memiliki Higa, karena sebagai manusia kebutuhan seksual menjadi hal yang penting apalagi Higa merupakan satu-satunya wanita di pulau tersebut.

Karena hal tersebut Higa pun menjadi histeris dan melakukan berbagai cara upaya untuk keluar dari pulau tersebut, setelah 1 bulan berlalu akhirnya Higa meminta pertolongan Seorang Prajurit Amerika untuk membawanya keluar dari pulau itu alhasil dia pun bisa kembali ke Jepang dan kembali berkumpul bersama keluarganya.

Tepatnya pada tanggal 6 Desember 1951 para tentara yang terdampar di pulau tersebut akhirnya menyerah dan berhasil diselamatkan oleh pasukan Amerika. Tentara itu satu persatu dibawa pulang ke tempat asal mereka.

BACA JUGA  Lambang RI Mirip Kerajaan Samudera Pasai, Siapakah yang Meniru ?

Setelah itu kisah ini pun sangat terkenal di negeri Jepang bahkan ada sebuah film yang berjudul Tokyo-Jima yang dibuat berdasarkan kisah Higa di pulau Anatahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

Tulis Komentar

Astaga! Ada Benda Mirip iPhone Ditemukan Pada lukisan Tahun 1937an, Perjalanan Waktu?

Inilah Tokoh yang Dicap Sebagai Pengkhianat Oleh Pak Harto Beginilah Nasibnya Sekarang!