in ,

Ditinggal Pergi Selama 3 Tahun Penduduk Pulau Tiba-Tiba Menghilang, Hanya Ini Yang Tersisa

Megamein.com – Pada Tahun 1584, 2 orang kapten laut dari British yang dibiayai oleh Sir Walter Raleigh berhasil menemukan Pulau baru yang dinamai pulau Roanoke di benua Amerika. Setahun kemudian, Sir Walter Raleigh mengirim 7 kapal untuk mendirikan sebuah koloni di pulau tersebut. Dan pada tahun 1587 dipimpin oleh gabenor John White, Akhirny banyak warga yang ingin menetap di Pulau Roanoke tersebut.

Disebabkan koloni tersebut memerlukan persediaan makanan tambahan untuk menghadapi musim dingin,John White kembali ke England untuk mengambilnya. Namun perang British dengan Sepanyol membuat John White menunda kepulangannya ke pulau Roanoke.

Setalah 3 tahun berlalu, akhirnya dia bisa kembali ke pulau Roanoke dengan membawa pasukan 121 pemukim yang akan mendiami Roanoke, termasuk istri dan anak perempuannya serta cucunya yang bernama Virginia Dare, anak kulit putih pertama yang lahir di Amerika.

BACA JUGA  Cerita Mistis Waduk Jatigede Yang Bikin Pemancing Takut Setengah Mati

Ketika hampir sampai di pulau Roanoke pada pada bulan July, tahun 1590, para pelaut di kapal White memberi tanda kedatangannya dengan membunyikan ‘terompet panggil’, serta mengumandangkan banyak lagu-lagu Inggeris supaya bisa terdengar oleh koloni dipulau tersebut dan bisa menyambut kedatangan mereka. Tapi anehnya tidak ada satupun orang yang terlihat dipantai, dan ketika sampai tidak ada satupun manusia yang menyambut kedatangan kapal mereka.

Ketika para pelaut berhasil mendarat dan memasuki perkampungan, mereka juga tidak menemukan satu orangpun disana. Tidak ada tanda-tanda bahwa pernah ada manusia yang pernah tinggal dalam waktu lama. Seluruh penduduk lenyap begitu saja. Yang tersisa hanyalah benteng dan rumah yang masih berdiri kokoh. Bahkan Tidak ditemukan adanya jasad atupun mayat disana, juga tidak ditemukan tanda-tanda kehancuran, dan tidak adanya indikasi pernah terjadi pertempuran.

Sebelumnya telah dibuat kesepakatan jika penduduk koloni itu harus pergi secara tergesa-gesa kerana suatu sebab, maka mereka harus menuliskan tanda silang sebagai penanda suatu marabahaya, Namun anehnya tidak ada tanda seperti itu yang berhasil ditemukan. Satu-satunya petunjuk yang ada adalah kata “Croatan” yang diukir di sebuah kulit pohon dekat gerbang benteng, dan huruf “CRO” diukir pada pohon lain. Apa yang terjadi sebenarnya dengan koloni tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

Tulis Komentar

Inilah Misteri KRI Irian, Kapal Perang Terbesar Indonesia Yang Membuat Belanda Ketakutan

Misteri hilangnya putri Anastasia dari Rusia terungkap