Ali Sadikin, Gubernur Tegas Zaman Soekarno

Megamein.com – Mengenal sosok Gubernur Jakarta yang tegas dan keras serta dipilih langsung. oleh Presiden Soekarno. Gubernur Ali Sadikin lahir di Kota Sumedang, pada 7 Juli 1927. Masa jabatannya yaitu pada 28 April 1966 sampai pada Juli 1977.

Dikutip dari Jitunews.com (21/4). Iya merupakan Gubernur yang sangat merakyat dan dicintai rakyatnya serta menjadi salah satu Gubernur paling berjasa dalam mengembangkan Kota Jakarta. Karena sikapnya tersebut sehingga ia akrab disapa oleh penduduk kota Jakarta dengan panggilan Bang Ali.

Sepak terjangnya dalam menjalankan tugas sebagai gubernur tidak tanggung-tanggung. Salah satu bukti dari ketegasan seorang Ali Sadikin ialah ketika ia penampar seorang Direktur proyek. Saat itu bang Ali yang meninjau sebuah proyek massaifl terkejut karena melihat proyek tersebut macet akibat keterlambatan pemasokan semen.

Dari situ Bang Ali mencari tahu sumber permasalahannya dan ditemukanlah pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh Direktur perusahaan semen. Bang Ali meminta agar Direktur perusahaan tersebut dipanggil namun Ia berkali-kali mangkir dari panggilan. Pada pemanggilan terakhir Direktur tersebut bersedia untuk berhadir dan kemudian Bang Ali menanyakan tentang permasalahan tersebut.

BACA JUGA  Inilah Santapan Terakhir Dari Monster Rusia 'Grigori Rasputin' Sebelum Akhirnya Dibunuh!

Namun pada saat ditanya, jawaban direktur tersebut berbelit-belit hingga akhirnya membuat Bang Ali naik pitam lalu menampar direktur tersebut sebanyak tiga kali.

Bahkan dia juga pernah memberhentikan Truk TNI Angkatan Laut yang tengah melaju ugal-ugalan, pada jalur cepat Jalan By Pass (sekarang Jl Ahmad Yani),  dan menampar sopirnya yang merupakan seorang anggota TNI.

Hal lain yang dilakukan Bang Ali adalah tidak segan-segan untuk memberhentikan staf yang tidak becus bekerja atau yang terbukti menyalahgunakan wewenang. Iya juga tidak segan-segan menindak PNS yang bolos pada saat jam kerja.

Dalam perannya untuk membangun kota Jakarta, Bang Ali selama 2 hari berturut-turut turun langsung untuk menggunakan fasilitas bus kota agar dapat melihat serta merasakan secara langsung bagaimana jalannya sistem transportasi di Jakarta.

BACA JUGA  Aplikasi FakeApp, Wajah Palsu Selebritas di Video Porno

Dengan kondisi berdesak-desakan, Bang Ali sadar bahwa transportasi di Jakarta memiliki tingkat kenyamanan yang sangat rendah sehingga Ia memutuskan merehabilitasi bus-bus tersebut serta menambah armada bus.

Disamping itu rasa prihatin Bang Ali terhadap pemuda-pemudi Jakarta yang banyak dirundung masalah seperti Tingginya tingkat pengangguran serta kondisi ekonomi yang memprihatinkan, akhirnya Bang Ali memutuskan untuk membuat acara malam muda-mudi dengan maksud untuk mengajak pemuda-pemudi Jakarta untuk beristirahat sejenak dari masalah-masalah yang ada.

Awal tahun 1970-an agenda malam muda-mudi tersebut dimasukkan dalam event Pekan Raya Jakarta. Bang Ali Mencetuskan Pesta Rakyat setiap tahun pada hari jadi Kota Jakarta. Dalam acara tersebut berbagai aspek yang menyangkut budaya Betawi pun dihidupkan kembali.

Comments

Tulis Komentar

Add a Comment

Your email address will not be published.

error: